Dunia Menurut Saya..

informasi dari penjuru dunia dalam otak mahasiswa es dua

Mau Dibawa Kemana Ke-exist-anmu, Ganja?

Dunia Menurut Saya - Tentang GanjaSore ini, tjakoeng (tjuatja mendoekoeng) sekali. Buat apa? Buat bermalas-malasan, pastinya. Dan saya memang bermaksud untuk berkata itu. Duduk di depan laptop, terketik “ganja” di kolom pencarian Google. Mata pun tertuju ke tulisan http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja, dan tanpa minta izin ke orang tua terlebih dahulu, langsung saja saya kunjungi website itu.

..Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).. Kalimat pembuka dari website ini. Dan saya tertarik dengan gabungan kata “tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya”. Baca kalimat ini baik-baik, kiranya nada sang penulis menyebutkan bahwa fungsi ganja sebagai tumbuhan budidaya penghasil serat lebih banyak daripada zat narkotika yang terkandung. Benarkah dugaan awal saya? Dan brb. Saya membaca dulu.

Dan benar saja, entah karena alasan apa, pada artikel tersebut lebih banyak dijelaskan mengenai fungsinya daripada zat narkotik yang dikandungnya. Benarkah fakta? Teringat lagi dengan salah satu website tentang ganja, www.legalisasiganja.com, bagian Fakta vs Mitos Ganja. Di sinilah terlihat semua fakta dan anggapan salah orang-orang tentang ganja. Pertanyaan baru, (seharusnya) legalkah ganja?

Artikel terbaca, wawasan sedikit terbuka. Bicara dunia, saya ga berani menyimpulkan, karena tingkat kunjungan saya ke luar negeri masih rendah. Masih belum pernah ke luar Indonesia tercintah. Tapi di Indonesia, sudah biasaaaa.. Dan menurut saya, legalkah, maaf, “seharusnya legalkah ganja di Indonesia?” Jawabannya, seharusnya legal. Tapi tidak sepenuhnya legal. Maksudnya? Saya rasa, legalkan di bagian pemanfaatannya saja, seperti untuk medis, tekstil, bahan bakar, dsb. “Setengah-setengah gitu, sob?” Ya, ini karena masalah mental bangsa.

Dunia Menurut Saya - Ganja di Amsterdam“Di Amsterdam legal sepenuhnya, tapi mentalnya oke-oke aja, tuh!” Karena mental mereka oke, pemakaiannya bisa dilegalkan sepenuhnya. Mental bangsa kita belum sepenuhnya siap menerima kenyataan tentang ganja. Masih banyak pengetahuan tentang ganja yang harus didalami dulu, sebelum sepenuhnya legal. Bisa dibayangkan, jika ganja di sini legal sepenuhnya, bagaimana membludaknya para pemakai ganja bertebaran? Sepanjang jalan, mungkin sampai dibikin acara TV tentang ganja sampai 3 jam, dengan penonton bayaran bergaya centil dan menari cuci-jemur.Itulah kita, terlalu bermain aman, terlalu tertutup untuk hal-hal yang sedikit kontroversi, takut dibilang haram. Ambil contoh pendidikan sex sejak dini. Sex di sini dianggap tabu, hasilnya, tingkat penyebaran PMS (Penyakit Menular Sexual) di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia. Sama halnya yang akan terjadi apabila ganja sepebuhnya legal, tanpa pendidikan tentang ganja yang cukup.

“Tapi dengan pendidikan ganja yang cukup, Anda setuju dengan pelegalan ganja sepenuhnya?” Ya. Karena itu saya mendukung legalisasi ganja by LGN (Lingkar Ganja Nusantara). Dari website-nya saya tau kalo LGN bergerak perlahan. Masuk ke arah pemanfaatan ganjanya terlebih dahulu, sambil membuka pandangan masyarakat tentang ganja, memberikan sedikit wawasan tentang ganja. Untuk saat ini, ganja tidak akan legal sepenuhnya. Mungkin sepuluh, lima belas tahun lagi, jika pemerintah mendukung program LGN, dan tentunya tanpa campur tangan politik di dalamnya.

Dan mungkin sebagai pertimbangan, setelah membaca artikel-artikel tentang ganja, bisa disimpulkan ganja jauh lebih bermanfaat daripada rokok ataupun alkohol.

Single Post Navigation

2 thoughts on “Mau Dibawa Kemana Ke-exist-anmu, Ganja?

  1. wahyuwedanta on said:

    maaf kak…saya kurang paham artikel anda ini krn saya blum prnah merasakan ganja..
    mungkin klo kk mengijinkan saya utk mencobanya saya akan lbh paham :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: