Dunia Menurut Saya..

informasi dari penjuru dunia dalam otak mahasiswa es dua

Dampak Gempa dan Dunia Social Network

Dunia Menurut Saya - Gempa Bali

Kamis, 13 Oktober 2011, siang hari, saat itu sedang bermain dengan laptop, browsing jailbreak iOS 5 sembari BBM-an dengan rekan di tanah air, tiba-tiba saya mulai bergoyang. Waktu itu memang sedang mendengar musik, tapi apa mungkin lantunan Bob Marley kini bertempo dangdut koplo? “Ini ada sesuatu yang ga beres”, pikir saya. Dan benar saja, goyangan makin keras, dan tanpa sempat mencuci piring terlebih dahulu, saya berlari keluar rumah. Dan sampai luar rumah, ternyata saya ga sendiri, sepertinya banyak warga sekitar juga. “Memang benar-benar ga beres. Ini gempa!”, saya berbisik sendiri sembari meng-update status BBM dan Twitter, karena saya rasa itu akan membuat saya termasuk di jajaran orang ter-update saat ini. Benar saja, recent update pun seketika bergerak cepat, status satu menyundul status yang lain. “Ternyata saya orang yang exist”, pikir saya sambil menggeleng-gelengkan kepala.

Itulah salah satu dampak gempa terhadap kehidupan bersosialisasi saat ini. Di sini saya akan membahas gempa dari sisi yang berbeda, karena saya rasa jika saya ambil dari sisi pemberitaan, sudah banyak website online news yang sudah membahasnya. Apa saja dampaknya?

  1. Traffic BBM-Twitter-Facebook akan melonjak pesat, khususnya di Pulau Bali. Sudah terbukti dari statement saya di atas. Kehidupan sosial masa kini sudah berbeda. Orang-orang yang dulunya mencari berita, kini berlomba-lomba memberi berita secepat mungkin. Tidak melarang, karena itulah perkembangan, saya juga seperti itu, bukan? Tapi ada yang perlu diperhatikan, jangan sekali-sekali meng-update status saat terjadi gempa! Lakukan itu setelah Anda merasa aman.
  2. Bersiaplah menjadi orang yang sibuk, khususnya yang sedang berada di Bali. Kenapa? Saat itu Anda akan mencoba menelpon, meng-SMS, atau mem-BBM semua orang-orang tersayang dan menanyakan keadaannya. Anda juga akan sibuk menjawab semua pertanyaan tentang keadaan Anda dari sang kerabat. Tidak menyalahkan juga, namanya orang perduli dengan kita. Sibuk yang itu bukan masalah, tapi yang bermasalah kini broadcast message tentang informasi gempa itu yang lama-lama terasa menyebalkan. Masih bisa ditoleransi jika itu memang informasi penting mengenai gempa, namun semakin lama terdapat informasi yang semakin menyesatkan dengan menginformasikan hal-hal ga jelas namun dipaksa-paksakan terkait dengan masalah gempa. Kalau bisa, jangan menambah beban orang yang sudah tertimpa bencana.
  3. Akan ada pro dan kontra. Entah karena alasan apa, orang tertimpa bencana yang harusnya diberi support, malah disalahkan. Status user dari salah satu situs jejaring sosial menyebutkan gempa di Bali dikaitkan dengan Bali yang suka maksiat? Atas dasar apa mengatakan Bali itu maksiat? Itu protes pertama. Dan yang kedua, jika dengan berbuat maksiat/jahat akan membuat lempeng dunia bergesekan, seharusnya Gedung DPR setiap hari terkena bencana alam.

Menurut saya, banyak hal yang seharusnya dijadikan pertimbangan untuk sharing Berusahalah berpikir matang sebelum bertindak. Apalagi di dunia yang saat ini kehidupan sosialnya sedang berkembang pesat, dan pastinya akan banyak tantangan di sini. Berusahalah untuk selalu mengontrol diri, untuk menjaga etika dalam meng-update status. Akan lebih baik jika provokasi dilakukan dengan membuat status #prayForBali #prayForIndonesia #prayForWorld. Kebaikanlah yang harusnya disebarkan, bukan kemunafikan.

(Dunia Menurut Saya – dektriwriteson.wordpress.com)

Single Post Navigation

2 thoughts on “Dampak Gempa dan Dunia Social Network

  1. gempanya kaya goyangan koplo… sumpah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: