Dunia Menurut Saya..

informasi dari penjuru dunia dalam otak mahasiswa es dua

Artis Infotainment, Sebuah Genre Artis Baru

Dunia Menurut Saya - Jambul KhatulistiwaDear diary, long time no see ya? Sorry, kuliah dan kerjaan telah membuat saya semakin melupakanmu. Sebenarnya banyak hal yang bisa saya kutip semenjak masa rehat kemaren, kita lewatkan beberapa, pilih yang paling hits, racik, dan jadilah ini. Bukan tentang Syahrini sih, cuma studi kasusnya aja yang kebanyakan dari Syahrini.

Pernah ga mikir, kenapa Syahrini terkenal? “Karena penyanyi!” Ya benar. Tapi karyanya? Seberapa banyak sih? Menurut penelitian (saya), Syahrini ini terkenal semenjak berduet dengan Mas Anang* (maaf disensor), dan itu notabene terkenal karena saat itu Mas Anang baru bercerai dengan Sang Diva, dan langsung berduet dengan Syahrini, menyanyikan lagu bertemakan curhat, dan yang menghebohkan lagi, performance kedua insan ini di atas panggung, seakan-akan berkata “kita berdua memang ada apa-apa”. Read more…

Mau Dibawa Kemana Ke-exist-anmu, Ganja?

Dunia Menurut Saya - Tentang GanjaSore ini, tjakoeng (tjuatja mendoekoeng) sekali. Buat apa? Buat bermalas-malasan, pastinya. Dan saya memang bermaksud untuk berkata itu. Duduk di depan laptop, terketik “ganja” di kolom pencarian Google. Mata pun tertuju ke tulisan http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja, dan tanpa minta izin ke orang tua terlebih dahulu, langsung saja saya kunjungi website itu. Read more…

Sepang, Pengantar dan Penjemput Simoncelli

Saat itu, saya sedang menikmati sore hari dengan menyelesaikan kerjaan dan tugas kuliah. Hari yang hebat. Sampai akhirnya kejenuhan memaksa otak untuk sedikit berpaling dari laptopku yang tercinta. “Selingkuh sama bb, ahh..”, pikir saya dalam hati, dan tentunya sambil memastikan ekspresi “ga cemburu” dari monitor laptop. “Aman..”, kemudian saya mengambil sebuah ponsel ber-keypad Qwerty. Lima status teratas menyatakan bahwa Simoncelli telah tiada. Rayuan pun keluar untuk kembali ke sisi laptop untuk mengecek Youtube, search “Simoncelli crash“, dan bum! “15 minutes ago”, dan klik, streaming dimulai. Dan yang saya pikirkan terjadi, ternyata benar saja.. Read more…

Ada Apa dengan Cuaca Panas Ini?

“Panaaaaassss!!” Akhir-akhir ini saya banyak mendengar kata ini mencuat dari mulut masyarakat Indonesia, terlebih di kalangan ABG yang hobi mengeluh, dan tentu saja, tidak lupa menambahkan umpatan di depan atau setelah kata “panas” ini. Kalau dilihat dari bulan ini (Oktober), cuaca ini telah menyalahi aturan IPS jaman SD. Seharusnya Oktober-Maret itu adalah jadwal sang Hujan untuk turun ke bumi, dan ini sudah tidak berlangsung demikian dalam beberapa tahun terakhir (tentunya setelah saya tamat SD). Apa penyebab terjadinya pelanggaran ini? Berikut penyebabnya, menurut saya dan menurut pendapat teman-teman yang berhasil saya kumpulkan: Read more…

Dampak Gempa dan Dunia Social Network

Dunia Menurut Saya - Gempa Bali

Kamis, 13 Oktober 2011, siang hari, saat itu sedang bermain dengan laptop, browsing jailbreak iOS 5 sembari BBM-an dengan rekan di tanah air, tiba-tiba saya mulai bergoyang. Waktu itu memang sedang mendengar musik, tapi apa mungkin lantunan Bob Marley kini bertempo dangdut koplo? “Ini ada sesuatu yang ga beres”, pikir saya. Dan benar saja, goyangan makin keras, dan tanpa sempat mencuci piring terlebih dahulu, saya berlari keluar rumah. Dan sampai luar rumah, ternyata saya ga sendiri, sepertinya banyak warga sekitar juga. “Memang benar-benar ga beres. Ini gempa!”, saya berbisik sendiri sembari meng-update status BBM dan Twitter, karena saya rasa itu akan membuat saya termasuk di jajaran orang ter-update saat ini. Benar saja, recent update pun seketika bergerak cepat, status satu menyundul status yang lain. “Ternyata saya orang yang exist”, pikir saya sambil menggeleng-gelengkan kepala. Read more…

Karno, Norman Wannabe

Maaf, ini bukan Bapak Presiden pertama kita. Bukan pula artis kondang bercirikan tahi lalat di dagu. Ini adalah seorang anggota Polantas Subang Jawa Barat, Bripka Karno Suroyo. “Wahhh, ada apa lagi nih?”, kata pria cepak bernama Budi antusias. Budi memang sangat tertarik dengan segala jenis bentuk angkatan-militer-disiplin sejak masih di kandungan ibunya. Tapi masalahnya, saat ini saya ingin membicarakan Karno, bukan Budi. Read more…

Kamu Berbeda, Ayu Ting Ting

Sore hari saat itu, kira-kira jam setengah 6. “Tulilulittt!”, suara TV dihidupkan. Muncullah sosok imut-cantik menghiasi layar kaca. “Siapa ini?”, pikir saya. Dan terdengar sayup-sayup backsound dengan lirik “.. Ke mana ke mana ke mana.. Kuharus mencari ke mana.. Kekasih tercinta tak tau rimbanya.. Lama tak datang ke rumah..”. Lagu ini sering saya dengar. Masih menyimak, nama “Ayu Ting Ting” pun disebut. “Nama ini yang sering dibicarakan! Dan dialah yang menyanyi lagu tadi!”, saya mencoba membuat kesimpulan sendiri. Alamat Palsu. Klop sudah! 3 hal yang sering saya dengar setengah-setengah, dan setelah digabung menjadi 1, ternyata tayangan yang saya tonton saat ini.

Siapa Ayu Ting Ting? Saya berharap menjawab, “Itu pacar saya”. Dia adalah artis yang lagi “naik daun” saat ini, banyak dibicarakan di Twitter, dan video klip-nya banyak ditonton di Youtube. Mengusung musik dangdut ga membuat dara cantik kelahiran 20 Juni 1992 ini minder. Malah Sang Ayu memiliki cita-cita luhur untuk mengangkat musik dangdut ke kelas yang lebih tinggi. Read more…

Single I’m Okay!

Dunia Menurut Saya - SinglePernahkah terbesit di pikiran kamu buat jadi single? “Anda bagaimana?” Eitss, selow, Sob! Kalo saya engga. Karena saat ini saya sudah single. Uda kejadian ko. Lalu, bagaimana dengan kamu yang saat ini sedang menjalani sebuah hubungan? Kalo menurut pengalaman saya waktu ga single, pasti pernah.

Pikiran yang seringkali keluar saat kita mengalami masalah dalam menjalani hubungan, dimana batu bertemu batu, dan merasa tiada solusi. Merasa lepas if you choose of being single? Sabar dulu, Sob. Jangan cepet-cepet ambil keputusan. Ibarat ilmu ekonomi, semua ada untung-ruginya. Read more…

Problematik “Racing Liar” di Kota-kota Besar

Dektri Menurut Saya - Racing LiarMendengar kata “racing liar” ini saja sudah membuat perut saya back to ABG, ga stabil. Dan sekarang saya memberanikan diri untuk membahasnya. Oke, brb minum Antimo biar ga mabok nge-blog.

Mendengar kata “racing”, apa yang ada di benak saya? Laki. Benar, racing itu laki. Butuh keberanian berlapis-lapis untuk menggeluti olahraga ini. Banyak yang dipertaruhkan, uang, harga diri, bahkan nyawa itu sendiri. Namun, apa yang terjadi apabila kata “racing” tadi ditambah dengan kata “liar”? Laki yang tadi tiba-tiba berubah melambai. Susanto pun kini telah berubah menjadi Susanti. Ya, racing liar itu banci. Kenapa banci? Karena kalo Anda laki, ber-racing lah di jalur balap resmi, bukan di jalur umum. Read more…

Neighborhoods, Sebuah Pembuktian

Dunia Menurut Saya - Neighborhood6 tahun yang lalu mereka menyatakan pisah ranjang. Mereka memilih untuk ga ngelakuin threesome lagi. Mereka ingin untuk jalan sendiri lagi. Namun apa yang terjadi 4 tahun kemudian? Mereka rujuk kembali! Mereka menginginkan kehangatan bersama lagi dari satu sama lain, sesuatu yang ga mereka dapatkan dari istri-istri mereka. Yes, Blink-182 is back!

Perpisahan selama 4 tahun itu, bukannya mereka lepas dengan yang namanya musik, mereka justru lebih sibuk dengan musik mereka sendiri. Tom DeLonge dengan Angels and Airwaves-nya dan membicarakan musik-musik seperti U2 dan Coldplay. Mark Hoppus dengan proyeknya bersama Travis Barker yang menghasilkan band +44 dan sibuk dengan musik-musik indie rock. Dan sang drummer, selain dengan +44, doi juga sibuk dengan proyek solo-nya bersama musisi-musisi lain, dan lebih menjurus ke musik hiphop. Dan di album ini, mereka menggabungkan semua itu. Ibaratnya mereka membuat kopi+susu+gula+garam+sambal+saos dalam 1 kemasan. Belum pernah mencobanya? Sama, saya juga, dan mereka memberanikan diri untuk menjual produk itu dengan mempertaruhkan nama besar Blink-182  dengan merk dagang “Neighborhoods”. Read more…

Post Navigation

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.